Langsung ke konten utama

Resep Pindang Iga Sapi


 

Pindang iga sapi memiliki cita rasa pedas, asam, dan manis yang sangat cocok untuk menghangatkan perut kalian. Cobain resepnya yuk!

Bahan

1 kg iga sapi

1,5 liter air

3 batang serai (geprek)

3 lembar daun salam

dua ruas jari lengkuas (geprek)

1 buah tomat merah (belah 4)

3 sdm kecap manis

3 sdm kecap asin

1 sdt gula

3 sdm garam

50 g gula merah

asam jawa (sesuai selera)

Daun kemangi (sesuai selera)

Cabe rawit utuh (sesuai selera)

Daun bawang (sesuai selera)

3 sdm minyak (untuk menumis)

Bumbu Halus

9 buah bawang merah

1 buah bawang putih

9 buah cabe merah

3 buah cabe setan

3 cm kunyit

5 cm jahe

Cara Membuat

  1. Rebus iga sapi dengan 1,5 liter air dan asam jawa hingga matang & empuk.

  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, lengkuas, dan daun salam.

  3. Masukan bumbu tumis kedalam rebusan iga sapi.

  4. Masukan garam, gula, gula merah, kecap manis, kecap asin. Aduk rata dan koreksi rasa

  5. Masukan tomat, daun kemangi, cabe rawit utuh, dan daun bawang.

  6. Angkat & sajikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS

PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Pendahuluan Keterampilan proses sains adalah pendekatan yang didasarkan pada anggapan bahwa sains itu terbentuk dan berkembang melalui suatu proses ilmiah. Dalam pembelajaran sains, proses ilmiah tersebut harus dikembangkan pada siswa sebagai pengalaman yang bermakna. Bagaimanapun pemahaman konsep sains tidak hanya mengutamakan hasil (produk) saja, tetapi proses untuk mendapatkan konsep tersebut juga sangat penting dalam membangun pengetahuan siswa. Keterampilan ilmiah dan sikap ilmiah memiliki peran yang penting dalam menemukan konsep sains. Siswa dapat membangun gagasan baru sewaktu mereka berinteraksi dengan suatu gejala. Pembentukan gagasan dan pengetahuan siswa ini tidak hanya bergantung pada karakteristik objek, tetapi juga bergantung pada bagaimana siswa memahami objek atau memproses informasi sehingga diperoleh dan dibangun suatu gagasan baru. Ada tiga dimensi ilmiah yang sangat penting dalam mengajarkan sains. Yang pertama adala...

Alam Pikiran Yunani

ALAM PIKIRAN YUNANI Sambutan Bung Hatta dalam bukunya “Alam Pikiran Yunani” Penerbit : Tintamas Jakarta 1980 Percetakan (Uni Press) Universitas Indonesia . Tiap-tiap bangsa, betapa juga biadabnya, mempunyai dongeng dan takhyul. Ada yang terjadi dari pada kisah perintang hari, keluar dari mulut orang yang suka bercerita. Ada yang terjadi daripada muslihat mempertakuti anak-anak, supaya ia jangan nakal. Ada pula yang timbul karena keajaiban alam, yang menjadi pangkal heran dan takut. Dari itu orang menyangka alam ini penuh dengan dewa-dewa serta biduanda dan bidadarinya yang bermacam-macam namanya. Demikianlah lama-kelamaan timbul berbagai fantasi, cetakan pikiran, yang menjadi barang peradaban manusia bermula. Fantasi itu tidak ada batasnya, sebab ia tidak bersangkut dengan yang lahir. Keadaannya tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, fantasi itu menjadi pangkal juga daripada “pengetahuan” yang ajaib-ajaib. Fantasi membawa orang yang meminangnya ke awing-awang, keluar dar...