Langsung ke konten utama

Jangka Sorong & Mikrometer Sekrup

Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup? pasti adik-adik, teman-teman, bapak/ibu guru sekalian pasti pernah melihat, memegang, dan menggunakan kedua alat tersebut. Dimana jangka sorong dan mikrometer sekrup memiliki tingkat ketelitian yang berbeda. nah, yang jadi masalah sekarang tingkat ketelitian kedua alat tersebut. Kita semua pasti tahunya kalo jangka sorong memiliki ketelitian sebesar 0,1 mm. sedangkan mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm. karena dibuku-buku teks pun tertulis seperti itu jadi dalam benak kita besar ketelitian kedua alat tersebut adalah segitu. Padahal sebenarnya tidak seperti itu. Tingkat ketelitian jangka sorong dan mikrometer sekrup itu tergantung pada jenis-jenis alat tersebut. misalnya saja, pada jangka sorong, ada yang tingkat ketelitiannya 0,1 mm, 0,05 mm, dan 0,02 mm.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resep Pindang Iga Sapi

  Pindang iga sapi memiliki cita rasa pedas, asam, dan manis yang sangat cocok untuk menghangatkan perut kalian. Cobain resepnya yuk!

Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?

  Sebagai umpan balik, silakan klik link dibawah ini https://forms.gle/gDWMgnk4jZqsFzon7

PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS

PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Pendahuluan Keterampilan proses sains adalah pendekatan yang didasarkan pada anggapan bahwa sains itu terbentuk dan berkembang melalui suatu proses ilmiah. Dalam pembelajaran sains, proses ilmiah tersebut harus dikembangkan pada siswa sebagai pengalaman yang bermakna. Bagaimanapun pemahaman konsep sains tidak hanya mengutamakan hasil (produk) saja, tetapi proses untuk mendapatkan konsep tersebut juga sangat penting dalam membangun pengetahuan siswa. Keterampilan ilmiah dan sikap ilmiah memiliki peran yang penting dalam menemukan konsep sains. Siswa dapat membangun gagasan baru sewaktu mereka berinteraksi dengan suatu gejala. Pembentukan gagasan dan pengetahuan siswa ini tidak hanya bergantung pada karakteristik objek, tetapi juga bergantung pada bagaimana siswa memahami objek atau memproses informasi sehingga diperoleh dan dibangun suatu gagasan baru. Ada tiga dimensi ilmiah yang sangat penting dalam mengajarkan sains. Yang pertama adala...